P_20190427_074735_vHDR_On-1-1200x900.jpg
29/Apr/2019

RS Manyar Medical Centre , Surabaya – Pada hari Sabtu 27 April, Rumah Sakit Manyar Medical Centre berkesempatan untuk mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk masyarakat yang berada di sekitar Manyar Pumpungan , Surabaya.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Direktur Utama RS Manyar Medical Centre dan sambuatan dari Lurah setempat. Pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dimulai dari jam 07.00 WIB dan dilakukan sesuai dengan urutan antrian kedatangan. Ada pun layanan yang diberikan untuk masyarakat yang berobat adalah pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, pemeriksaan dan konsultasi dengan Dokter Umum dan juga pemberian obat gratis.

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Rumah Sakit MMC Surabaya terhadap kesehatan masyarakat. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial ini, dilihat dari

jumlah masyarakat yang berobat mencapai 120 orang yang sudah mengantri dari pagi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Banyak sekali masyarakat yang mengungkapkan kegembiraannya karena mereka merasa sangat terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini.

 

 


jantung-1200x1200.jpg
25/Apr/2019


Menurut Survei Sample Regristration System (SRS) pada 2014 di Indonesia menunjukkan, Penyakit Jantung Koroner (PJK) menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni sebesar 12,9%. Sehingga sangat penting dilakukan deteksi dini atau pemeriksaan berkala penyakit jantung koroner ke dokter spesialis jantung untuk mencegah kematian.

Berikut ini adalah faktor risiko penyakit jantung koroner yaitu Diabetes Mellitus atau kencing manis, merokok, kadar kolesterol dalam darah yang tinggi, genetik atau faktor keturunan, dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Seseorang disarankan segera periksa ke dokter jantung untuk screening pemeriksaan jantung koroner bila ada salah satu faktor risiko

Gejala penyakit jantung koroner adalah chest pain atau nyeri dada, fatigue (mudah lelah) dan shortness of breath (ngos-ngosan). Untuk pasien yang memiliki penyakit diabetes mellitus, gejala penyakit jantung koroner tidak terlalu tipical, kadang hanya berupa nyeri ulu hati atau nyeri perut.

  1. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit jantung koroner adalah:EKG (Elektro Kardiogram), EKG adalah rekaman dari listrik jantung. Bila dari EKG belum terlihat jelas dapat dilanjutkan dengan pemeriksaan treadmill.
  2. Tread mill atau (Exercise Stress Test) adalah pemeriksaan fisik jantung yang memberikan informasi apakah jantung memiliki asupan darah dan oksigen dari sirkulasi saat terjadi stress fisik. Bila pada treadmill dijumpai ada kelainan, maka dapat dilanjutkan ke pemeriksaan echocardiografi atau coronary CTA
  3. Echocardiografi adalah pemeriksaan ultrasonografi pada jantung. Echocardiografi berfungsi untuk menilai fungsi dan anatomi jantung.Coronary CTA
  4. Coronary CTA, Pada pemeriksaan coronary CTA, pasien diinjeksi intravena (IV) dengan cairan/pewarna yodium dan jantungnya discan menggunakan CT scan
  5. Angiografi, Bila terdapat sumbatan >70 % pada pemeriksaan angiografi dapat dilanjutkan dengan pemasangan stent atau ring.

Penyakit Jantung Koroner adalah salah satu penyakit yang paling di takuti masyarakat karena merupakan penyebab kematian tertinggi, oleh karena itu perlu dilakukan deteksi dini secara cepat dan tepat oleh dokter spesialis jantung dengan metode metode pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi pasien tersebut.

Narasumber : Mia Puspitasari, dr., Sp.JP

Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Manyar Medical Centre

Penulis : Mira Dwi Andiyatni, dr.




Care, Correct, Professional





Care, Correct, Professional