Silahkan Tunggu

Pemasangan kawat gigi pada anak, Berikut penjelasan Dokter RS Manyar Medical Centre

April 8, 2019 by administrator0
behel-anak.jpg

Setiap anak memiliki susunan gigi yang berbeda-beda. Ada yang memiliki susunan gigi rapi dan ada yang memiliki susunan gigi tidak teratur. Susunan gigi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya jumlah karies gigi, kebiasaan buruk yang melibatkan rongga mulut & faktor turunan (yang menentukan besar gigi & rahangnya)

Salah satu cara untuk merapikan susunan gigi yang tidak teratur adalah dengan pemasangan behel atau kawat gigi. Behel dapat dipasang pada usia anak dan dewasa. Behel pada anak boleh dilakukan dengan syarat minimal 4 gigi depan dewasa dan 2 gigi geraham dewasa sudah tumbuh tinggi (2 by 4 orthodontic).  Hal ini diperkirakan terjadi pada usia 8 tahun.

Contoh pemakaian behel pada anak

Pemasangan behel pada anak bersifat preventif orthodontic dan memiliki keuntungan yaitu menurunkan 50% resiko gigi berantakan di kemudian hari. Dengan demikian, gigi dewasa menjadi lebih rapi dengan cara menyediakan tempat terlebih dahulu sebelum gigi dewasanya tumbuh, menurunkan risiko karies gigi, dan mencegah estetik yang buruk. Berikut ini adalah perbedaan antara pemasangan behel pada anak dan behel pada dewasa:

PerbedaanAnakDewasa
Durasi<1tahun (bila hanya geligi depan)
>2 tahun (hingga seluruh gigi dewasa tumbuh)
Maksimal + 2 tahun
TujuanPreventif (mencegah)Kuratif (mengobati)
Pencabutan gigiTidak ada pencabutan gigiTerkadang memerlukan pencabutan gigi
Oral HygieneOral Hygiene lebih sulitOral Hygiene lebih mudah
Tim workMemerlukan tim work dari orang tua, anak, dan dokter gigiTidak ada tim work, hanya personal antara pasien dan dokter gigi

Untuk mendapatkan perawatan gigi secara tepat, sebaiknya orang tua konsultasi lebih lanjut ke dokter gigi spesialis yang memiliki pemahaman lebih mendalam. Kerjasama antara orang tua, anak, dan dokter gigi juga diperlukan untuk mempersiapkan mental anak selama memakai behel atau kawat gigi, dan melihat anak perlu diajari cara menjaga oral hygiene.

Penulis : Mira Dwi Andiyatni, dr.

Narasumber : Roosanti N. Purisari, drg, Sp.KGA

Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak

Rumah Sakit Manyar Medical Centre


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Care, Correct, Professional





Care, Correct, Professional