Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas

May 31, 2019 by administrator0
adhd@300x-1200x1200.jpg

APA ITU ADHD ?

  1. Gangguan Psikiatrik dalam hal Gangguan Perilaku.
  2. Biasanya muncul sebelum usia 7 tahun.
  3. Ditandai dengan gangguan dalam aspek pemusatan perhatian dan atau impulsifitas – hiperaktifitas pada
    minimal 2 setting tempat beraktifitas yang berbeda.
  4. Menetap minimal selama 6 bulan.
  5. Dan menimbulkan gangguan pada fungsi keseharian anak.

BAGAIMANA MENGENALI ADHD ?

Anak dengan ADHD menunjukkan ciri gejala utama aktivitas yang berlebihan, tidak mengenal lelah, tidak dapat diam dan selalu bergerak, tidak mampu memusatkan perhatian, sulit berkonsentrasi dan menunjukkan impulsifitas (cepat melakukan sesuatu hal secara tiba-tiba menurut apa yang dipikirkannya, terkadang menimbulkan gangguan pada orang lain) dan seolah-olah tidak mengenal takut. Sebagai akibatnya, sering kali anak mengalami kecelakaan dan terluka.

Di sekolah, gangguan ini merupakan masalah utama yang mengakibatkan anak mengalami kesulitan belajar dan kesulitan berinteraksi dengan anak lain atau guru. Anak seringkali tidak menyelesaikan suatu target belajar hingga tuntas karena impulsifitasnya melakukan hal-hal lain yang tiba-tiba terpikir.

Anak dengan ADHD memiliki lebih banyak kesulitan belajar dibandingkan dengan anak normal. Kesulitan di bidang keterampilan akademik akan menimbulkan hambatan terhadap perkembangankemampuan berbahasanya.

Penderita gangguan ADHD lebih sering juga mengalami kesulitan mengendalikan emosi dari pada anak normal lainnya, kemampuannya bertoleransi terhadap frustrasi atau masalah tertentu tampak rendah dan emosinya mudah meledak. Anak dengan gangguan ini di sekolah akan menunjukkan tingkah laku di kelas yang tampak emosional, mengganggu anak lain, membutuhkan lebih banyak bimbingan belajar, beberapa sering kali tidak naik kelas, bahkan memerlukan kelas khusus, ada yang kemudian sampai dikeluarkan dari sekolah.

Terlihat adanya perilaku yang menentang hingga kenakalan-kenalakan seperti berbohong, mencuri, membolos, dan agresif secara fisik. Anak dengan ADHD sering mengalami pula kesulitan relasi sosial dengan anak lain. Dalam relasi sosial, penderita gangguan ini mengalami kesulitan berelasi dengan orang tua ataupun anak lain sehingga terdapat peningkatan terjadinya konflik antara orang tua dan anak.

Apabila gangguan ini tidak mendapat intervensi sejak dini maka akan mengakibatkan masalah psikososial yang lebih buruk , seperti kesulitan belajar, prestasi belajar buruk, gagal sekolah, penyalahgunaan narkotika, alkohol dan zat adiktif lain, gangguan tingkah laku (kenakalan, perbuatan criminal), kesulitan penyesuaian diri di rumah ataupun sekolah dan konflik dalam keluarga.Gangguan ini pun dapat berlanjut sampai usia dewasa yang mengakibatkan masalah psikososial yang lebih buruk lagi.

Referensi : Saputro D,2009,ADHD,CV Sagung Seto, Jakarta

APA YANG HARUS DILAKUKAN APABILA SAYA MENGENALI KEMUNGKINAN ADANYA GEJALA ADHD PADA ANAK SAYA ?

Klinik Psikiatri Anak dan Remaja Manyar Medical Centre akan membantu anda untuk mendeteksi secara pasti gejala-gejala ADHD dan memberikan intervensi serta penatalaksanaan yang tepat dan menyeluruh.


Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas 3

Care, Correct, Professional




Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktivitas 3

Care, Correct, Professional