fbpx
79379358_146906973275665_6341877304104037193_n.jpg
30/Jan/2020

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang dapat bertambah parah apabila tidak di imbangi dengan pengaturan diet yang baik. Hindari penggunaan sumber karbohidrat mudah diserap seperti gula pasir, gula jawa, siruo, manisan, susu kental manis kue-kue manis. Kebanyakan orang yang menderita diabetes punya banyak pantangan makan untuk mencegah kadar gula darahnya naik. Sebetulnya makanan-makanan tersebut bukan dilarang, hanya saja harus dibatasi banyak porsinya. Cari tahu di sini cara merancang diet untuk penderita Diabetes Mellitus, dan mana makanan yang boleh dan wajib dikonsumsi.

Kenapa orang diabetes harus jaga pola makan?

Ketika Anda makan kalori dan lemak berlebih, tubuh Anda merespon dengan menciptakan kenaikan yang tidak diinginkan dalam glukosa darah. Jika glukosa darah tidak diperiksa dengan teratur, hal ini dapat menyebabkan masalah serius, seperti kadar gula darah sangat tinggi (hiperglikemia) dan komplikasi kronis, seperti kerusakan saraf, ginjal, dan hati.

Membuat pilihan makanan sehat dan mencatat kebiasaan makan Anda dapat membantu Anda mengelola kadar glukosa darah Anda untuk tetap dalam kisaran yang aman.

Bagi kebanyakan orang dengan diabetes tipe 2, penurunan berat badan juga mempermudah kontrol glukosa darah dan memberikan sejumlah manfaat kesehatan lainnya. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, diet diabetes bisa menyediakan cara yang terbaik dan sehat untuk mencapai tujuan Anda dengan aman.

Diet khusus untuk penderita diabetes Mellitus

Diet khusus untuk penderita diabetes sebenarnya berupa panduan pola makan dengan berbagai makanan bergizi dalam takaran porsi yang tepat dan mengikuti waktu makan yang rutin.

Dibandingkan diet ketat yang mengurangi porsi makan, diet untuk penderita diabetes adalah pola makan sehat yang alami, kaya nutrisi, rendah lemak dan kalori. Makanan untuk penderita diabetes juga lebih banyak dianjurkan pada buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Bahkan, diet diabetes sebetulnya termasuk rencana makan yang terbaik untuk kebanyakan orang, bahkan bagi orang yang tidak mengidap diabetes sekalipun.

Jika Anda memiliki diabetes, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan Anda untuk mengunjungi ahli gizi untuk membimbing Anda mengubah pola makan yang tepat untuk membantu mengendalikan gula darah (glukosa) dan mengelola berat badan Anda.

Makanan untuk penderita diabetes yang baik dikonsumsi

1. Karbohidrat sehat

Selama proses pencernaan, gula (karbohidrat sederhana) dan karbohidrat kompleks terpecah ke dalam glukosa darah. Fokuslah pada karbohidrat sehat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan (buncis, kacang polong, dan lentil) dan produk susu rendah lemak.

2. Makanan kaya serat

Makanan berserat seperti buah pisang, gandum utuh (biji-bijian, roti gandum, oatmeal) dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan membantu mengendalikan kadar gula darah. Selain itu, makanan yang kaya serat  lainnya termasuk sayuran, buah-buahan (pisang dan pir) serta kacang-kacangan (buncis, kacang polong, dan lentil).

3. Ikan yang menyehatkan jantung

Ikan bisa menjadi lauk alternatif yang sehat dibandingkan daging merah. Ikan cod, tuna, dan halibut memiliki total lemak jenuh dan kolesterol yang lebih sedikit dibandingkan daging dan unggas.

Selain itu, ikan seperti salmon, mackerel, tuna, sarden, dan bluefish kaya akan asam lemak omega-3, yang meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan lemak darah yang disebut trigliserida. Namun, hindarilah ikan goreng dan ikan dengan kadar merkuri yang tinggi, seperti tilefish, ikan todak, dan king mackerel.

4. Lemak ‘baik’

Makanan yang mengandung lemak monounsaturated dan polyunsaturated, seperti alpukat, almond, pecan, walnut, zaitun, dan kanola, zaitun dan minyak kacang, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda. Namun, makanlah dalam jumlah yang tak terlalu banyak, karena semua lemak memiliki kalori yang tinggi.

Prinsip Utama Pola Makan Diabetes

Siapa bilang kalau terkena diabetes kita tidak bisa beraktivitas normal dan berprestasi. Kuncinya ada di pola makan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi sehingga kebutuhan insulin pun mencukupi! Dalam mengatur pola makan untuk penderita diabetes, prinsipnya adalah 3J yaitu:

  1. Jumlah
    Jumlah makanan yang dikonsumsi disesuaikan dengan tinggi badan, berat badan, jenis aktivitas, dan juga umur. Anda dapat menghitung kebutuhan kalori Anda berdasarkan panduan di kebutuhan kalori harian.
  2. Jenis
    Penyusunan makanan untuk penderita diabetes mencakup karbohidrat, protein, lemak, serta buah-buahan dan sayuran. Penting! Kebutuhan gizi harus dipenuhi dengan menu yang tepat sehingga tidak menaikkan gula darah!

Rule of thumb untuk pengaturan pola makan diabetes dalam sekali makan mencakup:

  • ½ bagiansayuran(bayam, sawi hijau, wortel, dansebagainya)
  • ¼ bagian karbohidrat (terutama dengan nilai Indeks Glikemik rendah, contoh: nasi merah, oat, dsb)
  • ¼ bagian lauk (daging, ikan, tempe, tahu, putih telur, dsb)

Adapun pengaturan makan demikian dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan sehari-hari sembari membantu mengontrol kadar gula darah.

  1. Jadwal
    Yaitu waktu makan tetap mencakup makan pagi, makan siang, makan malam, dan makanan selingannya. 

Mengapa perlu makan lebih sering?

  • Membagi makanan menjadi beberapa porsi kecil dengan frekuensi lebih sering (5-6x per hari) lebih efektif untuk menjaga gula darah terus berada dalam batas normal.
  • Dengan membagi waktu makan menjadi porsi kecil tetapi sering, karbohidrat dicerna dan diserap secara lebih lambat dan stabil. Kenaikan gula darah dan kebutuhan insulin pun menjadi lebih rendah. Sensitivitas insulin jadi meningkat sehingga metabolisme tubuh dapat berjalan dengan lebih baik.
  • Penelitian bahkan menunjukkan bahwa membagi makanan menjadi beberapa porsi kecil dapat menurunkan kadar asam lemak, kolesterol, dan trigliserida dalam tubuh, sehingga bisa membantu mencegah komplikasi diabetes.

RS Manyar Medical Centre


14/Nov/2019

Berlaku 1 Oktober s.d. 31 Desember 2019

Per tanggal 1 oktober sampai 31 desember 2019, RS Manyar Medical Centre mengadakan Promo Diskon untuk Morning Clinic

Spesialis Bedah Umum

Tabita Novita Anggriani, dr., Sp.B
Budiharto, dr., Sp.B, FICS

 

Spesialis Penyakit Dalam

Irene Saveria, dr., Sp.PD

 

Spesialis Anak

Laksmi Suci Handini, dr., Sp A

 

Spesialis Jantung

Mia Puspitasari, dr., Sp.JP
Anindita Primari Qodrina, dr., Sp.JP

 

Spesialis Kandungan

Henky M. Masteryanto, dr., Sp.OG

 

Pelayanan : 
Pukul 07.00 – 12.00 WIB


66636960_10214697437536736_7310266944630816768_o-1200x1199.jpg
09/Jul/2019

KRAM PERUT

 

Kram perut atau nyeri perut sebenarnya tidak dapat disepelekan karena penyebabnya amat beragam. Penyebab nyeri perut secara garis besar dapat dibagi 2 yaitu nyeri yang berasal dari organ dalam perut, atau nyeri yang berasal dari tempat lain tetapi dirasakan di perut (referred pain).

Beberapa mekanisme penyebab kelainan organ dalam perut antara lain keradangan pada selaput dinding perut (peritoneum), sumbatan (obstruksi) pada organ berongga (saluran cerna, saluran kemih dan saluran empedu), gangguan pembuluh darah, ataupun kelainan pada dinding perut (otot, syaraf, dll),

 

Keradangan selaput dinding perut (peritoneum)

Nyeri akibat keradangan peritoneum mempunyai ciri semakin memberat dengan tekanan atau perubahan tegangan peritoneum, baik karena perabaan atau gerakan, seperti pada batuk atau bersin. Penderita umumnya lebih suka berbaring tenang dan menghindari gerakan, tidak seperti penderita kolik, yang cenderung gelisah dan tidak bisa tenang. Selain itu, nyeri lebih terlokalisir, seperti nyeri akibat keradangan usus buntu yang mengalami perforasi (kebocoran) dirasakan di perut bagian kanan bawah.

 

Sumbatan (obstruksi) organ berongga

Nyeri akibat obstruksi organ berongga sering hilang timbul, dapat bersifat kolik dan berciri khas tidak jelas lokasinya. Seperti nyeri akibat sumbatan pada usus halus bisa disekitar atau bawah pusar, tetapi penderita sering tidak dapat menunjukkan lokasi yang tepat, karena nyeri ini dapat menyebar sampai dengan pinggang. Hal yang sama juga dapat terjadi pada penderita dengan sumbatan pada usus besar, yang sering di bawah pusar tapi sering juga menyebar ke pinggang.

Sumbatan mendadak pada saluran empedu (biasanya karena batu empedu) umumnya dirasakan sebagai nyeri terus menerus dan tidak bersifat kolik, dirasakan di perut kanan atas dan menyebar sampai punggung sampai dengan dibawah tulang belikat.  Nyeri pada saluran pankreas sering dirasakan berkurang dengan menegakkan posisi tubuh.

Nyeri pada kandung kemih dirasakan sebagai nyeri tumpul di atas daerah kemaluan, karena intensitas nyerinya rendah sering tidak dirasakan oleh penderita. Penderita lebih sering mengeluh anyang-anyangen. Sumbatan yang berat pada kandung kemih dapat mengakibatkan nyeri yang semakin lama semakin memberat, dan membuat penderita semakin gelisah. Batu pada kandung kemih sering dirasakan sebagai nyeri pada buah zakar dan ujung kemaluan pada pria dan daerah paha bagian dalam pada wanita. Obstruksi pada saluran kemih lain sering dirasakan sebagai nyeri pada pinggang, yang menyebar sampai perut.

 

Gangguan dan kelainan pembuluh darah

Tidak seperti yang banyak dikira, tidak semua nyeri akibat kelainan pembuluh darah dalam perut timbul mendadak dan berat. Nyeri akibat emboli atau thrombosis pada arteri mesenterika superior atau rupture (pecah) aorta abdominalis memang berat dan menyebar, tetapi sumbatan pada arteri mesenterika superior juga dapat mengakibatkan nyeri tumpul selama 2 sampai 3 hari sebelum tiba-tiba gejala memberat. Nyeri perut yang menyebar pada daerah tulang ekor, pinggang atau kemaluan dapat menjadi tanda adanya aneurisma (pembesaran) pembuluh darah aorta yang mengalami rupture.

 

Nyeri pada dinding perut

Nyeri pada dinding perut sering dirasakan terus menerus, dan memberat dengan berdiri lama, dan bersin atau batuk. Pada perdarahan dalam otot dinding perut, yang terkadang didapatkan pada penderita yang menerima obat antikoagulan untuk mencegah pembekuan darah yang berlebihan, perdarahan dapat terkumpul di daerah bawah perut. Nyeri yang memberat dengan menggerakkan otot-otot perut dapat membedakan radang otot (myositis) pada dinding otot dengan kelainan pada organ dalam perut.

 

Referred Pain

Nyeri yang dirasakan pada perut dapat diakibatkan kelainan pada organ dada, contoh klasik adalah nyeri pada ulu hati pada penderita dengan penyakit koroner yang mengenai dinding bawah jantung. Sebaliknya kelainan pada organ dalam perut dapat menimbulkan gejala yang dirasakan di dada penderita, seperti pada radang akut kandung empedu (kolesistitis). Diperlukan pemeriksaan yang teliti dan menyeluruh untuk menegakkan diagnosis.

Adanya referred pain dapat disingkirkan dengan pemeriksaan fisik. Penekanan pada daerah yang nyeri tidak akan memperberat gejala pada referred pain. Nyeri akibat referred pain dari tulang belakang akibat kompresi atau penekanan pada akar serabut saraf sering diperberat dengan bersin, batuk, atau peregangan. Sedangkan referred pain akibat kelainan pada testis meningkat dengan menekan organ tersebut. Nyeri akibat referred pain sering dirasakan tumpul dan penderita tidak dapat melokalisir dengan tepat lokasinya.

 

Belum ada pemeriksaan lain yang dapat menggantikan pemeriksaan fisik dan anamnesis yang komprehensif. Pemeriksaan laboratorium dan radiologi dapat membantu tetapi harus selalu ditunjang dengan pemeriksaan fisik dan anamnesis yang baik. Lokasi nyeri dapat membantu dalam menegakkan diagnosis.

 

Penulis: dr. Heru Wiyono, Sp.PD (penyakitdalam-internis.blogspot.com)


P_20190427_074735_vHDR_On-1-1200x900.jpg
29/Apr/2019

RS Manyar Medical Centre , Surabaya – Pada hari Sabtu 27 April, Rumah Sakit Manyar Medical Centre berkesempatan untuk mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk masyarakat yang berada di sekitar Manyar Pumpungan , Surabaya.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Direktur Utama RS Manyar Medical Centre dan sambuatan dari Lurah setempat. Pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dimulai dari jam 07.00 WIB dan dilakukan sesuai dengan urutan antrian kedatangan. Ada pun layanan yang diberikan untuk masyarakat yang berobat adalah pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, pemeriksaan dan konsultasi dengan Dokter Umum dan juga pemberian obat gratis.

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Rumah Sakit MMC Surabaya terhadap kesehatan masyarakat. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial ini, dilihat dari

jumlah masyarakat yang berobat mencapai 120 orang yang sudah mengantri dari pagi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Banyak sekali masyarakat yang mengungkapkan kegembiraannya karena mereka merasa sangat terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini.

 

 



Rumah Sakit Manyar Medical Centre Mengadakan Kegiatan Bakti Sosial di Kelurahan Menur Pumpungan 2

Care, Correct, Professional




Rumah Sakit Manyar Medical Centre Mengadakan Kegiatan Bakti Sosial di Kelurahan Menur Pumpungan 2

Care, Correct, Professional